BLOG KLINIK ROHANI !!!

http://www.klinikrohani.com/

Home | Renungan Minggu | Refleksi | Artikel | Download | Pojok Doa | Links | About | Alkitab Online | KalenderLiturgi | Friendster | Facebook

Isi dari Blog ini WordPress (http://klinikrohani.wordpress.com/) merupakan sebagian arsip tulisan, cerita lama dari Blog utama yaitu dari Blogger (http://www.klinikrohani.com/) . Untuk lihat tulisan terakhir lihat kolom sebelah kanan RSS KlinikRohani atau lihat ke Blog Utama Klinik Rohani silahkan klik link di bawah ini :

www.klinikrohani.com

Berlangganan klinikrohani vie email, Gratis ! Subscribe to Klinik Rohani by Email Selamat membaca, semoga dapat menjadi berkat bagi Anda. Dominus Vobiscum ! Moderator

Ordo keagamaan Katolik

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Tarekat, ordo atau kongregasi dalam agama Katolik adalah kelompok komunitas sosial khusus dalam Gereja Katolik Roma. Anggota-anggotanya terdiri dari kaum religius yang mengikrarkan kaul: kemiskinan, selibat, dan ketaatan. Mereka hidup dalam komunitas sosial sesuai dengan tata-cara dan konstitusi masing-masing kongregasi, yang telah disetujui oleh otoritas Gereja Katolik. Selain itu ada juga institusi sekuler (kaum awam) yang memiliki kongregasi yang terpisah.

Sasaran yang ingin dicapai maupun cara-cara untuk mencapainya dari masing-masing kongregasi, dinyatakan dalam peraturan dan konstitusi masing-masing kongregasi yang bersangkutan. Suatu kongregasi religius lokal yang berada dalam batas-batas suatu keuskupan, peraturan dan konstitusinya cukup disetujui oleh uskup setempat. Kongregasi-kongregasi yang tersebar di berbagai keuskupan atau bersifat multinasional, peraturan dan konstitusinya memerlukan persetujuan oleh Tahta Suci. Yurisdiksi umum atas segenap kongregasi religius berada di tangan Kongregasi bagi Institut Kaum Religius dan Komunitas Apostolik, yaitu salah satu wadah organisasi di Vatikan. Undang-undang umum menyangkut kongregasi religius tercantum dalam Kanon nomor 573 sampai dengan 709 dalam Buku 2, Bagian 3, dari Kitab Hukum (Kanon) Gereja.

Semua institusi kaum selibat disebut sebagai tarekat/ordo religius meskipun pada kenyataannya ada perbedaan-perbedaan antara ordo dan kongregasi. Tarekat/ordo yang paling dikenal termasuk diantaranya: Benediktin, Trapis, Fransiskan, Dominikan, Karmelit, Agustinian, semuanya bagi laki-laki. Sedangkan untuk yang wanita adalah: Karmelit, Benediktin, Klara Miskin, Dominikan Sekunder, dan Biarawati-biarawati Visitasi. Tarekat-tarekat lebih tua umurnya daripada kongregasi. Kongregasi baru muncul pada abad ke-16.

Institusi kontemplatif ditujukan bagi ibadah dan pelayanan Ilahi di dalam lingkup komunitas mereka masing-masing. Hal ini dicapai melalui doa-doa, praktek penitensi, dan macam-macam aktivitas spiritual dan kegiatan mandiri lainnya. Di Indonesia mereka disebut sebagai kaum rubiah. Contoh kaum rubiah ini misalnya: kaum Trapis dan Kartusian, Karmelit dan Klara Miskin.

Institusi aktif ditujukan bagi pelayanan pastoral dan berbagai karya apostolik. Institusi campuran menggabungkan unsur kontemplatif dan aktivitas sosial. Meskipun pada umumnya institusi baik pria maupun wanita dapat digolongkan sebagai aktif, semuanya memiliki aspek-aspek kontemplatif.

Komunitas-komunitas klergi yang seluruh anggotanya pria, adalah mereka yang para anggotanya umumnya adalah para imam. Sedangkan institusi-institusi non-klergi maupun awam terdiri dari para bruder.

“Hidup Selibat dan Perannya dalam Gereja dan Dunia” adalah topik dari sidang Sinode para Uskup yang ke sembilan yang berlangsung antara 2 sampai 29 Oktober 1994.

Beberapa dari institusi yang tercantum dibawah ini memiliki status khusus karena anggota-anggotanya, meskipun hidup seperti layaknya kaum religius, tidak menyatakan kaul religius. Contoh-contohnya antara lain: Bapa Maryknoll, Oratorian Santo Philip Neri, kaum Paulus dan Sulpisian. Mereka disebut komunitas kaum apostolik dan diatur dalam Kanon nomor 731 sampai 746 dalam Hukum Kanon Gereja.

Daftar ordo keagamaan Katolik

Berikut adalah daftar dari sebagian besar ordo keagamaan Katolik dengan singkatan yang biasa dipakai untuk menunjukkan identitas dari rohaniawan di kongregasi tersebut. Komunitas dengan nama yang sama bisa juga ditemukan di komunitas Anglikan atau Gereja Ortodoks juga.

  1. Adorers (Adorers of the Blood of Christ) – A.S.C.
  2. Adornos (Clerics Regular Minor) – C.R.M.
  3. Assumptionists (Augustinians of the Assumption) – A.A.
  4. Atonement, Society of the (Atonement Friars/Graymoor Friars/Sisters) – S.A.
  5. Augustinians (Order of Saint Augustine) – O.S.A.
  6. Baladites (Order of Lebanese Maronite) – O.L.M.
  7. Barnabites (Clerics Regular of Saint Paul) – B., C.R.S.P.
  8. Benedictines (Order of Saint Benedict) – O.S.B.
  9. Bernardines (also see Cistercians)
  10. Bridgettines (Order of Our Savior) – C.S.B.
  11. Brothers of Christian Instruction of St Gabriel -S.G.
  12. Brothers of the Christian Schools (Lasallian Brothers or Christian Brothers) – F.S.C.
  13. Brothers of Mercy of Our Lady of Perpetual Help – f.m.m.
  14. Bruder-bruder Alexian (Congregatio Fratrum Cellitarum seu Alexianorum) – C.F.A
  15. Camaldolese (Camaldolese Benedictines) – O.S.B. Cam./Er.Cam.
  16. Camillians (Order of Saint Camillus) – O.S.Cam.
  17. Canossians (Canossian Daughters and Sons of Charity) – F.D.D.C.
  18. Canons Regular of the New Jerusalem – C.R.N.J.
  19. Carmelites of Mary Immaculate – C.M.I.
  20. Carthusians – O.Cart.
  21. Celestines (defunct)
  22. Cistercians – O.Cist./S.O.Cist
  23. Claretians (Claretian Missionaries) – C.M.F.
  24. Columbans (Missionary Society of St. Columban) – S.S.C.
  25. Congregation of the Disciples of the Lord – C.D.D
  26. Congregation of Holy Cross – C.S.C.
  27. Congregation of Notre Dame – C.N.D.
  28. Christian Brothers of Ireland – C.F.C
  29. Daughters of Charity of St. Vincent de Paul – D.C.
  30. Dehonian atau Kongregasi Imam-Imam Hati Kudus Yesus (Priests of the Sacred Heart of Jesus) – S.C.J.
  31. Discalced Carmelites – O.C.D.
  32. Dominikan (Order of Friars Preachers) – O.P.
  33. Dottrinari (Congregazione dei Preti della Dottrina Cristiana) – D.C.
  34. Eudists (Congregation of Jesus and Mary) – C.I.M.
  35. Franciscan Brothers of Brooklyn – O.S.F.
  36. Fransiskan Friars (Order of Friars Minor) – O.F.M.
  37. Franciscan Missionaries of Divine Motherhood – F.M.D.M
  38. Franciscan Missionaries of Mary – F.M.M
  39. Franciscan Friars of the Third Order Regular – T.O.R.
  40. Fransalians (Missionaries of St. Francis de Sales) – M.S.F.S.
  41. Grey Nuns of the Sacred Heart – G.N.S.H
  42. Good Shepherd Sisters – R.G.S
  43. Handmaids of the Blessed Sacrament and of Charity – A.A.S.C.
  44. Handmaids of the Sacred Heart of Jesus – A.A.S.C.
  45. Holy Cross Fathers (Congregation of Holy Cross) – C.S.C.
  46. Order of Hospitalers (Hospitaler Brothers of St. John of God) – O.H.
  47. Imam-imam Basilian Salvatorian – B.S.O
  48. Infant Jesus Sisters (Nicolas Barre) – I.J
  49. Institute of Christ the King Sovereign Priest – I.C.R.S.S.
  50. Josephines of Asti (Oblates of St. Joseph) – O.S.I.
  51. Josephite Fathers and Brothers (St. Joseph’s Society of the Sacred Heart) – S.S.J.
  52. Kapusin (Order of Friars Minor Capuchin) – O.F.M. Cap.
  53. Karmelit (Order of Our Lady of Mt. Carmel) – O.Carm., O.C.D., O.C.D.S.
  54. Kongregasi Imam Hati Kudus Yesus Dan Maria – SS.CC.
  55. Kongregasi Hati Maria Tak Bernoda (Congregation of the Immaculate Heart of Mary), also Scheutfathers, Scheutists, or Missionhurst – C.I.C.M.
  56. Kongregasi Sengsara Yesus (Congregation of the Passion) – C.P.
  57. Kongregasi Santo Basil (Congregation of St. Basil) – C.S.B.
  58. Konventual (Order of Friars Minor Conventual) – O.F.M. Conv.
  59. Legionaries of Christ – L.C.
  60. Little Brothers of the Good Shepherd – B.G.S
  61. Little Sisters of the Poor – L.S.P.
  62. Loreto Sisters (Institute of the Blessed Virgin Mary) – I.B.V.M.
  63. Marian Fathers – M.I.C.
  64. Marianists (Society of Mary) – S.M.
  65. Marianist Sisters (Daughters of Mary Immaculate) – F.M.I.
  66. Marists (Society of Mary) – S. M.
  67. Marist Brothers – F.M.S.
  68. Maryknoll (Catholic Foreign Mission Society of America) – M.M.
  69. Mercedarians (Order of Our Lady of Mercy) – O. de M.
  70. Missionaries of Charity – M.C.
  71. Misionaris Hati Kudus (Missionaries of the Sacred Heart) – M.S.C.
  72. Misionaris Keluarga Kudus (Missionarii Sanctae Familiae)) – M.S.F.
  73. Norbertines or Premonstratensians (Canons Regular of Prémontré) – C.R.P., O.Praem.
  74. Olivetans (Order of Our Lady of Mount Olivet)
  75. Oblat Maria Immaculata – O.M.I.
  76. Oblate Sisters of Providence -O.S.P.
  77. Oratorians (Oratory of St. Philip Neri) – C.O., Cong. Orat.
  78. Order of St. Elisabeth O.S.E.
  79. Ordo Salib Suci (Canons Regular of the Holy Cross) – O.S.C.
  80. Ordo Trapis (Order of Cistercians of the Strict Observance) – O.C.R., O.C.S.O.
  81. Pallottines (Society of the Catholic Apostolate) – S.A.C.
  82. Paris Foreign Missions Society (Missions Etrangères de Paris) – M.E.P.
  83. Paulists (Congregation of St. Paul) – C.S.P.
  84. Piarists (Clerics Regulars Poors of the Mother of God of the Pious Schools) – Sch.P.
  85. Poor Clares (Nuns of the Order of St. Clare/(Order of Poor Ladies) – O.S.C.
  86. Presentation Brothers – F.P.M.
  87. Presentation Sisters – P.M.
  88. Presentation Sisters or Sisters of the Presentation of the Blessed Virgin Mary – P.B.V.M.
  89. Priestly Fraternity of St. Peter – F.S.S.P.
  90. Redemptorists (Congregation of the Most Holy Redeemer) – C.Ss.R.
  91. Religious of the Cenacle – R.C.
  92. Resurrectionists – C.R.
  93. Rogationists of the Heart of Jesus – R.C.J.
  94. Rosminians (Institute of Charity) – I.C.
  95. Sacramentines (Congregation of the Blessed Sacrament) – S.S.S.
  96. Salesian Sisters (Daughters of Mary Help of Christian) – F.M.A.
  97. Salvatorians (Society of the Divine Savior) – S.D.S.
  98. Scalabrians (Congregation of the Missionaries of St. Charles Borromeo) – C.S.
  99. School Sisters of Notre Dame – S.S.N.D.
  100. Serikat Sabda Ilahi (Divine Word Missionaries/Societas Verbi Divini) – S.V.D.
  101. Serikat Salesian Don Bosco (Salesians of Don Bosco) – S.D.B.
  102. Servites (Order of Friars, Servants of Mary) – O.S.M.
  103. Sisters of Charity – S.C.
  104. Sisters of Charity of the Blessed Virgin Mary – B.V.M.
  105. Sisters of the Holy Names of Jesus and Mary – S.N.J.M.
  106. Sisters of Mercy or Religious Sisters of Mercy – R.S.M.
  107. Sisters of Notre Dame de Namur – S.N.D., S.N.D. de N.
  108. Sisters of Our Lady of Mercy
  109. Sisters of St Joseph – C.S.J. or S.S.J.
  110. Sisters of St Joseph of the Sacred Heart – S.S.J.
  111. Society of the Precious Blood (Precious Blood Fathers) – C.PP.S.
  112. Society of St. Paul – S.S.P
  113. Spiritans or Holy Ghost Fathers (Congregation of the Holy Ghost) – C.S.Sp
  114. Stigmatines (Congregation of the Sacred Stigmata) – C.S.S.
  115. Sulpician Fathers (Society of Saint Sulpice) – S.S., P.S.S.
  116. Theatines (Congregation of Clerics Regular) – C.R.
  117. Trinitarians (Order of the Most Holy Trinity) – O.SS.T.
  118. Ursulin (Ursuline Nuns of the Roman Union) – O.S.U.
  119. Ursulines (Ursuline Sisters of Tildonck) – S.U.
  120. Verbum Dei Missionary Fraternity – M.V.D
  121. Viatorians (Clerics of Saint Viator) – C.S.V.
  122. Vincentian atau Lazarist atau Kongregasi Misi (Congregatio Misionis/Congregation of the Mission) – C.M.
  123. Vocationists (Clerics of the Divine Vocation) – S.D.V.
  124. Xaverians atau Serikat Xaverian (Societas S. Francisci Xaverii/Missionary Society of St. Francis Xavier) – S.X.
  125. Yesuit (Society of Jesus) – S.J.

"Segala sesuatu akan indah pada waktu-Nya"

Manusia memiliki kelemahan dan kekuatan atau kuasa,
Kelemahan dalam hal mengasihi,
Kekuatan atau kuasa untuk setia dan tidak setia.
Inilah kehendak bebas manusia.(Sirakh 14: 14-15)

Segala sesuatu akan indah pada waktu-Nya,(Pengkhotbah 3;11)
Apabila kita hanya mencari dan melakukan kehendak-Nya,
Bukan waktu dan kehendak kita.(Lukas 22:42)

Cinta Sejati adalah menanggung kelemahan sesama kita,
entah orang tua, suami-istri, anak-anak, teman, sahabat dan pacar.
Jangan heran apabila diantara mereka berbuat yang membuat hati kita
Resah, gelisah, mengkhawatirkan, jengkel dan kecewa.(Matius 8:17)

Kita harus belajar memaklumi (Lukas 23:34), karena ada perbedaan
Dalam cara memandang suatu masalah atau keinginan,
Karena mereka atau kita saling menganggap seperti dirinya sendiri.
“Kasihilahlah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”(Matius 22: 39)

Misalnya: Orang tua tidak setuju dengan pilihan kita,
Pacar meninggalkan karena berbagai keinginan tidak terpenuhi.
Anak-anak lebih senang bermain, saudara-saudara asyik dengan
Rencananya dan sebagainya.

Ini sering terjadi pertentangan kecil, bahkan bisa menjadi besar.
Agar kedamaian tetap terjaga, selayaknya kita tidak menuntut
Lebih dari cinta mereka untuk memahami apa yang kita harapkan
dan inginkan, bawalah dalam doa dan serahkanlah pada Allah.(Matius 5:43)
Agar mereka memahami apa yang anda harapkan (Yohanes 10: 38), yaitu keselamatan dari Allah.(Kisah para rasul 16 : 30-31)

Mencintai saja belum cukup. Kita harus membuktikan cinta. Menurut kodrat, kita senang membuat teman bergembira, suami-istri, anak-anak, orang tua, pacar,sahabat, tetapi ini tidak cukup, bahkan orang berdosa berbuat ini juga ( Lukas 6:32)

Beranikah kita mengikuti jejak Kritus, yaitu untuk tetap “MENCINTAI”?(Yohanes 14:6)
Sama seperti yang diperintahkan-Nya.(Yohanes17: 22)
Mencintai seperti Dia mencintai, dan seperti Dia akan melakukan-Nya
Sampai akhir zaman.(Matius 28 :20)

Jangan heran, apabila kita terbentur oleh palang melintang, yang membuat hidup kita menjadi suatu salib. Kita jatuh sakit, tertabrak, ditipu, dikhianati, karir menurun , dan sebagainya. Dan mungkin mendengar : “Kamu peduli dengan orang lain, tetapi orang lain tidak peduli dengan dirimu “(Matius 27:42) Ungkapan itu bisa saja dari orang tua,suami-istri, anak-anak, teman, maupun sahabat, bahkan pacar sendiri.(Matius 10: 35-38)

Masih beranikah kita tetap mengikuti jejak Kristus? (Yohanes 21 : 15- 17)
Maka engkau akan ditarik lebih dalam lagi oleh Sabda-Nya (Yohanes 16 : 13) dan ambil bagian dalam karya keselamatan bagi orang lain, khususnya orang-orang yang anda kasihi (Matius 11:29-30)

Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita. Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya. (1 Tesalonika 5 : 23-24)

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U

"Berjalan menuju Kalvari"

Apabila benih kebosanan muncul, berhati-hatilah!
Segala hal-hal buruk akan berdatangan dan menuju kematian dan layu sebelum waktunya.

Apa yang terjadi jika ada kebosanan di dalam relasi pernikahan, pendidikan anak-anak, dengan pendewasaan, hidup memasyarakat dan pekerjaan?

Kemarahan, ketidaksetiaan, ketidaktaatan, corrupt, ketamakan, sms (selingkuh makin seru), dan sebagainya semuanya bersifat menghancurkankan tatanan kehidupan, terutama diri sendiri.
Menjadi dewasa tidak ada batasnya. Menjadi dewasa adalah proses yang harus terus menerus diusahakan sampai kita meninggal.

Begitupula Kasih tidak ada batasnya. Mengasihi adalah proses yang harus terus-menerus diusahakan sampai kita meninggal dan berjumpa dengan Pengasih Sejati.

Mengasihi adalah perkara besar dalam sepanjang perjalanan hidup manusia. Tidak lenggang ditelan oleh waktu, kasih terus-menerus dibicarakan dan diperbincangkan.
Kasih terus menerus dicari oleh setiap makhluk, tetapi sedikit yang membangun kasih.

Ketika masih bayi, kita senang disentuh-sentuh yang menunjukkan relasi yang baik dengan orang lain (terutama orang tua kita). Tetapi ketika menanjak anak-anak sampai dewasa, banyak problematik-problematik yang pelik dalam hal sentuh-menyentuh. Seperti banyak kita lihat tulisan-tulisan terpampang di mall-mall, jangan disentuh!. Apakah ini yang dinamakan dewasa? Apakah ini dinamakan kasih?

Sebab Kasih mengandung norma, moral, aturan, keharmonisan dan keseimbangan serta keadilan dalam kebenaran yang menjaga harkat dan martabat setiap makhluk yang membawa manusia sebagai makhluk mulia menuju kedewasaan dalam iman kembali pada kodrat ilahi yang berasal dari kemuliaan dan itulah hidup.

Jika kasih membuat orang manusiawi,
Terbukalah surga baginya.

Selama Kasih bangkit dalam hidup, maka terang mengenyahkan kepekatan hati, kebosanan dan menghangatkan segala kepedihan dan keperihan.

Kuncup bunga memerlukan sinar surya
Untuk menjadi sekuntum bunga.
Seorang manusia membutuhkan Kasih
Untuk menjadi manusia.

===================

Kejadian 4 : 6 firman TUHAN kepada Kain; “ Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?
Kejadian 4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.”

Lukas 23 : 31 Sebab jikalau orang berbuat demikian dengan kayu hidup, apakah yang akan terjadi dengan kayu kering?”

Matius 24 : 12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.
Matius 24 : 13 tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Roma 13 :10 Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.

Ibrani 10 : 36 Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang di janjikan itu.

Yakobus 1: 4 Dan biarlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.
Yakobus 1 :5 Tetapi apabila diantara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintanya kepada Allah, – yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit – , maka hal itu akan diberikan kepadanya.

Roma 16 : 20 Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U

Mengapa harus beribadah?

Seseorang menulis surat kepada Editor sebuah surat kabar dan mengeluhkan kepada para pembaca bahwa dia merasa sia-sia pergi ke gereja setiap minggu. Tulisnya, “saya sudah pergi ke gereja selama 30 tahun dan selama itu saya telah mendengar 3000 khotbah. Tapi selama hidup, saya tidak bisa mengingat satu khotbah pun. Jadi saya rasa saya telah memboroskan begitu banyak waktu – demikian pun para pastor itu telah memboroskan waktu mereka dengan khotbah-khotbah itu.”

Surat itu menimbulkan perdebatan yang hebat dalam kolom pembaca. Perdebatan itu berlangsung berminggu-minggu sampai akhirnya ada seseorang yang menulis demikian: “Saya sudah menikah selama 30 tahun. Selama ini istri saya telah memasak 32.000 jenis masakan. Selama hidup saya tidak bisa mengingat satu pun jenis masakan itu yang dilakukan istri saya. Tapi saya tahu bahwa masakan-masakan itu telah memberi saya kekuatan yang saya perlukan untuk bekerja. Seandainya istri saya tidak memberikan makanan itu kepada saya,maka saya sudah lama meninggal.”

Sejak itu tak ada lagi komentar tentang khotbah.

kiriman email dari : Gunawan Kurniawan

Bacaan terkait :

Selasa, 11 Maret 2008

Bil 21:4-9; Yoh 8:21-30.


Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu bahwa Akulah Dia. Siapakah Yesus? Jawabannya amat penting, karena jawaban itu menentukan sikap kita terhadap-Nya. Kepada orang-orang yang terus meragukan Dia, Yesus berkata, “Nanti kamu akan tahu”… “Kapan?”… “Kalau Anak Manusia ditinggikan.”… Apa maksudnya? Mungkin kutipan dari kitab Bilangan bisa membantu. Musa menegakkan tiang dengan ular tembaga, dan orang yang memandang kepadanya tetap hidup walaupun sudah dipagut ular. Yesus akan dinaikkan pada tiang salib. Yang memandang kepada salib Yesus dengan iman dan harapan, akan tetap hidup. Kematian Yesus menyelamatkan hidup orang berdosa.

disalin dari : Angela Merici Biblical Center

"Penyerahan"

Kepasrahan menjadi kebahagiaan sejak di dunia ini dan merupakan jalan yang membawa kepada kedamaian dan juga jalan aman ke surga; menyembuhkan segala kesakitan dan menolong orang mengatasi percobaan, dan tampaklah jalan sebagai jalan bahagia; “ Hendaklah kita menyantap Kehendak Ilahi karena dengan demikian perlahan-lahan kita akan mengecap di dunia ini juga, kebahagiaan surgawi sebelum waktunya.”

Bukan menyalahkan keadaan dan situasi, melainkan keadaan dan situasi dapat menghantarkan kita pada pengembangan pengetahuan yang belum pernah kita pikirkan sebelumnya dan kesempatan yang disediakan untuk ambil bagian bersama Allah dalam karya keselamatan jiwa.

Misal : Jika kita memiliki saudara, anak, orang tua, teman, suami-istri yang mengalami kesulitan atau masalah. Janganlah kita menyalahkan ini dan itu dan memberi komentar berbagai macam-macam yang membuat kecut hati. Ini memperparah keadaan, kedamaian tidak ada, Allah tidak hadir.
Apalagi karakter perempuan lebih berbicara dan laki-laki lebih berdiam diri dalam menghadapi masalah, laki-laki perhatian pada satu masalah, sedangkan perempuan perhatian pada keseluruhan, termasuk yang kecil-kecil/detail dan masih banyak lagi perbedaan spikologis pada umumnya, walaupun ada sebaliknya.
Jika kita mengetahui kekurangan-kekurangan pada mereka, selayaknya mohonkanlah pada Allah, apa yang menurut kita perlu bagi mereka. Ini adalah jalan teraman dan abadi dalam menyikapi situasi dan kondisi serta menetapkan keputusan, bukan membangkit-bangkitkan suatu permasalahan.
Karena kita belum tentu benar apa yang kita pikirkan itu diperlukan oleh mereka yang mengalami kesulitan.

“Berdoa adalah pintu kesucian dan kemurnian.”
“Ketekunan menghantarkan pada kekudusan.”
“Peneguhan merupakan hadiah penghiburan”
“Pernyataan adalah pengenapan janji”

Bagaimana mungkin kita dapat mengubah hati orang lain, jika kita tidak memohon kepada yang dapat mengubah hati?
Sedangkan diri kita sendiri tidak memohon untuk diubah hati kita?

Tak seorangpun dapat merasakan kebahagiaan surgawi di dunia ini, jika tidak mengubah hati.

==============

Kisah para rasul 16 : 30 -31 Ia mengantar mereka keluar, sambil berkata: Tuan-tuan, apa yang harus aku perbuat, supaya aku selamat? Jawab mereka : “Percayalah kepada Tuhan Yesus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”

Matius 13:18 Karena itu, dengarlah arti perumpamaan penabur itu.
Matius 13:19 Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.
Matius13:20 Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira.
Matius13:21 Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itupun segera murtad.
Matius 13:22 Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.

Matius 13: 15 Sebab hati bangsa ini telah menebal, dan telinganya berat mendengar dan matanya melekat tertutup; supaya jangan mereka melihat dengan matanya dan mendengar dengan telinganya dan mengerti dengan hatinya, lalu berbalik sehingga Aku menyembuhkan mereka.

Lukas 8 : 15 Yang jatuh ditanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah ketekunan.

Matius 6:6 Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.

1 Korintus 14 :33 “Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera.”

Yohanes 10 : 9 Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

Yakobus 5 : 16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.

Roma 15 : 5 Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan kerukunan kepada kamu, sesuai kehendak Yesus Kristus, sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita, Yesus Kristus.

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God blessing U

Senin, 10 Maret 2008


Dan 13:1-9,15-17.19-30,33-62 (13:41c-62); Yoh 8:1-11.


Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah dan jangan berdosa lagi mulai dari sekarang. Kita suka memakai jari telunjuk untuk menuduh dan mempersalahkan orang lain. Jari para guru agama menunjuk ke perempuan itu: “Dia tertangkap basah ketika berbuat zinah.” Begitu juga jari kedua penatua menunjuk kepada Susana. “Kami melihat dia berbuat zinah.” Daniel pendekar keadilan berhasil menelanjangi kebejatan kedua penatua itu. Perempuan di depan Yesus memang bersalah, tapi ia pun menjadi korban lelaki berhidung belang. Yesus, hakim yang adil, memberi keputusan, “Barangsiapa tidak berdosa, silakan lemparkan batu pertama.” Semua ngeloyor pergi. Siapakah kita yang begitu gampang dan dengan seenak perut menghakimi orang lain?

disalin dari : Angela Merici Biblical Center

March 9 Sunday Reflection: Far Better Place

Readings:
Ezekiel 37:12-14
Psalm 130:1-2,3-4,5-6,7-8
Romans 8:8-11
John 11:1-45

“I am the resurrection and the life; whoever believes in me, even if he does, will live.”
-John 11:25

My mother died of cancer. I didn’t leap for joy when the doctor told us about her condition. But another part of me was happy that if she didn’t get healed, she would still be in a far better place than earth could ever be.

So when she died a few months after her surgery, I prayed hard that the Lord would make her worthy to enter that blessed place. Recently, she appeared in a dream. She was smiling. So now even as I continue to pray for her, I also more often ask for her intercession.

I savor my hope-filled view of death because I got delivered from fear of dying after I came to know Jesus in a more personal way. Now I look forward to that time without worry. I will probably still commit sin, and I don’t know how long the journey will take, or how difficult it will be. But as surely as Jesus said it, then He will raise me to everlasting life.

We just need to believe in the One who will let us enter heaven –Jesus.
-Joy Sosoban

Reflection:
Heaven… to Him of adequate desire. No further ’tis, than Here. (Emily Dickinson)

Prayer:
In light or darkness, Lord, let me believe steadfastly in heaven.

Mail from : ChristianYouth

"Kepasrahan"

Sebaris kalimat syair lagunya dari Raja (kalau tidak salah):
Kau ba-wa di-ri-ku ke dalam hi-dup-Mu………
Atau
A-ku ada, karena Ka-u ada de-ngan cin-ta…….

Demikianlah setidak-tidaknya sebuah ungkapan hati yang menyatakan kepercayaan yang penuh pada kekasihnya.

Segala apapun membutuhkan proses,
Sepintas apapun, juga masih membutuhkan proses.
Entah menggunakan tipu-daya ataupun sulap.
Semakin tergesa-gesa, semakin terperosoklah dalam petaka.
Demikianlah orang yang tak tahan uji dalam berpengharapan.

Maka kepasrahan dalam doa adalah obat mujarab,
Untuk menghadapi segala peristiwa
dan hilangnya kekhawatiran akan masa depan,
Walaupun segala upaya sudah dilakukan.

Sehingga pemusatan batin dan kedamaian tetap berada
Dan terpelihara dalam diri serta terbebas dari amarah, dengki,
Iri hati, fitnah, cemburu, segala hawa nafsu, segala virus kedamaian
yang menyebabkan jatuh dalam berbagai dosa.

Misal : Ketika berbuat salah bukan hanya tujuh kali
malahan sepuluh kali, bahkan seratus kali juga.
Hendaklah jangan kehilangan kedamaian dan kepercayaan kepada Allah
Karena hal itu, tetapi merendahkan diri secara lembut
dengan dukacita penuh cinta dan cinta penuh dukacita.

Sepatah atau dua kata cukup; Allah sendiri akan mengajarinya.
Beginilah jalan pendek untuk melenyapkan kegelisahan atau
Kekhawatiran karena ketaksempurnaan diri.

Maka batin akan ditarik Allah kepada keterpusatan batin,
Kepada kesendirian ilahi dan kesunyian suci penuh iman dan
Cinta yang mengandung segala kebaikan menjadi bersatu padu
Dengan Allah dan melekatkan diri seintim dan
setepat mungkin pada kehendak Allah.

Dengan demikian menenggelamkan diri seluruhnya di dalam Allah,
Dengan suka cita penuh cinta dan tenang,
serta membiarkan ketidak sempurnaan itu terbakar sampai habis
di dalam perapian cinta kasih yang tak terbatas itu.
Maka bukan hanya sikap tak sempurna yang hilang,
Melainkan akan lahir kembali di dalam Sabda Allah Yesus Kristus
Untuk kehidupan baru dan ilahi, yaitu jiwa akan dijadikan ilahi.

===============

Sirakh 1 :30 Jangan meninggikan dirimu, agar jangan jatuh, dan jangan mendatangkan malu bagi dirimu sendiri. Sebab Tuhan akan membuka segala rahasiamu, dan menurunkan dikau di tengah-tengah himpunan rakyat, karena engkau tidak mengusahakan ketakutan akan Tuhan dan hatimu penuh tipu daya.

Filipi 4 : 6-8 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, akan melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. Jadi, akhirnya saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semuayang manis, semua yang sedap di dengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

Roma 8 : 25- 27 Tetapi jika kita mengharapkan yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun. Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa ; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah berdoa untuk orang-orang kudus.

Roma 8: 14-16 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah adalah anakAllah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru;”ya Abba, ya Bapa!” Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Yohanes 3: 5 Jawab Yesus; “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

Yohanes 14 :23 Jawab Yesus ;”Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firmanKu dan BapaKu akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.”

Salam Damai dan Doa
“Semoga Allah memberimu Damai”
God Blessing U

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.